<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>From Zero To Hero</title>
	<atom:link href="http://markazbiz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://markazbiz.wordpress.com</link>
	<description>MARKAZBIZ</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Mar 2010 12:29:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='markazbiz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b1456e5ae36e6b4b9106fba866a20afc?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>From Zero To Hero</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://markazbiz.wordpress.com/osd.xml" title="From Zero To Hero" />
	<atom:link rel='hub' href='http://markazbiz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tawakkal dan Ikhtiar dalam Mencari Nafkah</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/02/16/tawakkal-dan-ikhtiar-dalam-mencari-nafkah/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/02/16/tawakkal-dan-ikhtiar-dalam-mencari-nafkah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 05:16:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[ikhtiar]]></category>
		<category><![CDATA[nafkah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[tawakal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Ustadz Muhammad Arifin bin Badri, MA Segala puji hanya milik Allah Ta&#8217;ala, Dzat yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amiin. Hidup Mulia Dengan Kucuran Keringat Sendiri. Syari&#8217;at Islam adalah syari&#8217;at yang mulia dan senantiasa mengajarkan setiap kemuliaan kepada umatnya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=233&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/pekerja.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-237" title="pekerja" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/pekerja.jpg?w=124&#038;h=93" alt="" width="124" height="93" /></a>Oleh Ustadz Muhammad Arifin bin Badri, MA </em></p>
<p>Segala puji hanya milik Allah Ta&#8217;ala, Dzat yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amiin.</p>
<p><strong> Hidup Mulia Dengan Kucuran Keringat Sendiri. </strong></p>
<p>Syari&#8217;at Islam adalah syari&#8217;at yang mulia dan senantiasa mengajarkan setiap kemuliaan kepada umatnya. Islam juga melarang setiap hal hina dan menyebabkan kehinaan kepada pelakunya.  Syari&#8217;at ini berlaku dalam segala aspek kehidupan manusia, dimulai dari urusan manusia paling besar, yaitu yang berkaitan dengan harga diri dan tujuan hidup mereka di dunia, hingga urusan mereka yang paling kecil.  Dalam hal yang berhubungan dengan tujuan hidup, Islam mengajarkan, agar seluruh umat manusia menghargai dirinya dan mendudukkannya pada posisi yang bermartabat, sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya:  وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً الاسراء: 70  &#8220;Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan&#8221; Al Isra&#8217; 70.  Umat manusia telah dijadikan sebagai umat yang lebih mulia dibanding makhluq lainnya.    <span id="more-233"></span></p>
<p>Sehingga merupakan suatu kehinaan bagi mereka bila mereka merendahkan dirinya dengan mengabdikan kehidupannya kepada sesama makhluq. Betapa tidak, manusia diciptakan di muka bumi ini sebagai khalifah (pemimpin) dan yang memakmurkannya.  وَإِلَى ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُواْ اللّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـهٍ غَيْرُهُ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ الأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُّجِيبٌ هود 61  &#8220;Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Rabbku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)&#8221;. Huud 61  Bahkan seluruh bumi beserta isinya diciptakan Allah demi kepentingan umat manusia.  هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً البقرة: 29  &#8220;Dialah Allah Yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu&#8221; Al Baqarah 29.  أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً لقمان:20  &#8220;Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin.&#8221; Luqman 20.  Dalam pergaulan sesama manusia, islam mengajarkan agar mereka senantiasa berperilaku luhur nan terpuji, Allah Ta&#8217;ala berfirman:  إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْأِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ النحل:90  &#8220;Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.&#8221; An Nahl 90.  Qotadah rahimahullah berkata: &#8220;Tidaklah ada suatu perangai baik yang pernah diyakini dan diamalkan kaum jahiliyyah zaman dahulu melainkan telah Allah perintahkan. Dan tiada perangai buruk yang dahulu mereka jadikan bahan celaan kecuali telah Allah larang. Dan sesungguhnya yang Allah Ta&#8217;ala larang hanyalah perangai-perangai yang rendah dan tercela.&#8221;(1)  Dan diantara bentuk akhlaq dan kepribadian mulia yang diajarkan oleh Islam kepada umatnya ialah sifat mandiri dan tidak menggantungkan diri kepada orang lain dalam setiap keperluan hidupnya.  Saudaraku! Tahukah anda bahwa dengan mencari nafkah sendiri martabat anda tidak terkurangi sedikitpun, bahkan akan semakin terjunjung tinggi? Betapa tidak, dengannya anda akan kuasa berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, dihadapan orang lain.  Beda halnya bila anda telah mulai menggerogoti martabat anda dengan cara menjulurkan tangan kepada orang lain guna meminta sebagian dari hartanya.  (الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى وَالْيَدُ الْعُلْيَا الْمُنْفِقَةُ وَالسُّفْلَى السَّائِلَةُ) متفق عليه  &#8220;Tangan yang di atas lebih baik dibanding tangan yang di bawah, tangan yang di atas adalah tangan pemberi, sedangkan tangan yang di bawah adalah tangan peminta&#8221;. (Muttafaqun &#8216;Alaih).  Imam Al Baji Al Maliky berkata: &#8220;Tangan yang di atas atau pemberi itu lebih banyak mendapatkan pahala. Tangan pemberi disebut sebagai tangan yang di atas, maksudnya ialah ia lebih tinggi derajat dan tempatnya, baik di dunia ataupun di akhirat.&#8221;  Dahulu para sahabat dan ulama&#8217; salaf bekerja guna mencukupi kebutuhannya sendiri, ada yang berdagang, ada yang bercocok tanam, dan ada yang menjadi pekerja, tanpa ada rasa sungkan atau gengsi.  Saudaraku! ketika hendak memulai bekerja, mungkin rasa sungkan menghinggapi hati kita, terutama bila selama ini kita –dengan berbagai alasan- dimanjakan oleh orang tua. Apalgi bila pekerjaan yang hendak kita lakukan tergolong pekerjaan kasar bila dibandingkan dengan tarap sosial kedua orang tua kita.  Walau demikian halnya, tidak salahnya bila anda tetap mencobanya! renungkanlah kisah nyata berikut:  قال عَلِىُّ بن أبي طالب : خَرَجْتُ فَأَتَيْتُ حَائِطاً قَالَ فَقَالَ دَلْوٌ بِتَمْرَةٍ قَالَ فَدَلَّيْتُ حَتَّى مَلأْتُ كَفِّى ثُمَّ أَتَيْتُ الْمَاءَ فَاسْتَعْذَبْتُ &#8211; يَعْنِى شَرِبْتُ &#8211; ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَأَطْعَمْتُهُ بَعْضَهُ وَأَكَلْتُ أَنَا بَعْضَهُ رواه أحمد وحسنه الألباني  &#8220;Ali bin Abi Thalib Radliyallaahu &#8216;anhu mengisahkan: Pada suatu hari aku keluar rumah, lalu aku mendatangi salah satu kebun, dan aku berkata kepada pemilik kebun: (Aku bersedia untuk menimbakan air untukmu dengan upah) setiap satu ember satu bii kurma. Lalu akupun menimbakan air untuknya, hingga aku mendapatkan upah sebanyak segenggam kurma. Selanjutnya aku minum air, dan akupun bergegas menemui Nabi Shalallaahu alaihi wasalam, dan akupun memberikan sebagian kurmaku kepadanya dan sebagian lainnya aku makan.&#8221; Riwayat Ahmad dan dinyatakan oleh Al Albany sebagai hadits hasan.  Saudaraku! Sudikah anda untuk melakukan pekerjaan ini dengan perjanjian upah sebesar ini pula? Menjadi rendahkan martabat sahabat Ali bin AbI Thalib Radliyallaahu &#8216;anhu karena melakukan pekerjaan dengan upah murah?  Saudaraku! Betapa banyak anda berikrar bahwa anda mencintai Nabi Shalallaahu alaihi wasalam dan menyatakan bahwa beliau adalah suri teladan anda? Sekarang saatnya anda membuktikan kebenaran ikrar anda, yaitu dengan berusaha sepenuh hati untuk hidup mandiri, dan memenuhi kebutuhan anda dari hasil kucuran keringat sendiri.  Mungkin anda bertanya-tanya, mengapa saya harus membuktikan ikrar dengan cara ini? Jawabannya ada pada petuah Nabi Shalallaahu alaihi wasalam berikut:  (لأَنْ يَغْدُوَ أَحَدُكُمْ فَيَحْطِبَ عَلَى ظَهْرِهِ فَيَتَصَدَّقَ بِهِ وَيَسْتَغْنِىَ بِهِ مِنَ النَّاسِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ رَجُلاً أَعْطَاهُ أَوْ مَنَعَهُ ذَلِكَ؛ فَإِنَّ الْيَدَ الْعُلْيَا أَفْضَلُ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ) متفق عليه  &#8220;Andai engkau pergi mencari kayu bakar dan memanggulnya diatas punggungnya, sehingga dengannya ia dapat bersedekah dan mencukupi kebutuhannya (sehingga tidak meminta kepada) orang lain, itu lebih baik dari pada ia meminta-minta kepada orang lain, baik akhirnya orang itu memberinya atau menolak permintaannya. Karena sesungguhnya tangan yang di atas itu lebih utama dibanding tangan yang di bawah. Dan mulailah (nafkahmu dari) orang-orang yang menjadi tanggung jawabmu.&#8221; Muttafaqun &#8216;alaih.  Apa perasaan anda setelah membaca pesan suri teladan anda ini? Masihkah ada rasa sungkan untuk berjuang, peras keringat dan banting tulang guna hidup mulia dengan hidup mandiri?  Saudaraku! Besarkan hatimu dan bulatkan tekadmu, karena dengan hidup mandiri, pintu-pintu surga semakin terbuka lebar untuk anda. Tidak percaya? Simak penjelasannya dari suri teladan anda Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam :  (عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ)، قِيلَ: أَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ: (يَعْتَمِلُ بِيَدَيْهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقُ)، قَالَ: قِيلَ: أَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ؟ قَالَ: (يُعِينُ ذَا الْحَاجَةِ الْمَلْهُوفَ)، قَالَ: قِيلَ لَهُ: أَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ؟ قَالَ: (يَأْمُرُ بِالْمَعْرُوفِ أَوِ الْخَيْرِ)، قَالَ: أَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَفْعَلْ؟ قَالَ: (يُمْسِكُ عَنِ الشَّرِّ فَإِنَّهَا صَدَقَةٌ). رواه متفق عليه  &#8220;Wajib atas setiap orang muslim untuk bersedekah&#8221;. Dikatakan kepada beliau: Bagaimana bila ia tidak mampu? Beliau menjawab: &#8220;Ia bekerja dengan kedua tangannya, sehingga ia menghasilkan kemanfaatan untuk dirinya sendiri dan (dengannya ia dapat) bersedekah&#8221;. Dikatakan lagi kepadanya: Bagaiman bila ia tidak mampu juga? Beliau menjawab: &#8220;ia dapat membantu orang yang benar-benar dalam kesusahan&#8221;. Dikatakan lagi kepada beliau: Bagaimana bila ia tidak mampu juga? Beliau menjawab: &#8220;Ia memerintahkan yang ma&#8217;ruf atau kebaikan&#8221;. Penanya kembali berkata: Bagaimana bila ia tetap saja tidak (mampu) melakukannya? Beliau menjawab: &#8220;Ia menahan diri dari perbuatan buruk, maka sesungguhnya itu adalah sedekah.&#8221; Muttafaqun &#8216;alaih.  Setelah menyimak penjelasan ini, masih adakah alasan untuk tidak berusaha dan berjuang hidup mandiri? Dan masih tersisakah rasa gengsi untuk memulai bergelut dengan tantangan hidup dalam dunia usaha yang halal tapi menghasilkan rizqi?  Hidup dengan penghasilan sendiri dari pekerjaan yang halal adalah hidup yang benar-benar terhormat. Dan penghasilan dari kucuran keringat sendiri adalah penghasilan yang paling membawa keberkahan.  عن رافع بن خديج قال: قيل يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ؟ قَالَ: (عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ، وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ) رواه أحمد والطبراني والحاكم وصححه الألباني  &#8220;Dari sahabat Rafi&#8217; bin Khadij ia menuturkan: &#8220;Dikatakan (kepada Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam) Wahai Rasulullah! Penghasilan apakah yang paling baik? Beliau menjawab: &#8220;Hasil pekerjaan seseorang dangan tangannya sendiri, dan setiap perniagaan yang baik.&#8221; Riwayat Ahmad, At Thabrany, Al Hakim, dan dinyatakan sebagai hadits shahih oleh Syeikh Al Albany.  Tidak mengherankan bila Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:  (مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِىَّ اللَّهِ دَاوُدَ &#8211; عَلَيْهِ السَّلاَمُ &#8211; كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ) رواه البخاري  وفي رواية : مَا أَكَلَ رَجُلٌ طَعَامًا قَطُّ أَحَلَّ مِنْ عَمَلِ يَدَيْهِ.  &#8220;Tidaklah ada seseorang yang memakan suatu makanan yang lebih baik dibanding makanan hasil dari pekerjaan tangannya sendiri. Dan dahulu nabi Dawud &#8216;alaihis salaam makan dari hasil pekerjaan tangannya sendiri.&#8221; Riwayat Bukhary.  Dan pada riwayat lain: Tidaklah ada seseorang yang memakan suatu makanan yang lebih halal dibanding makanan hasil dari pekerjaan tangannya sendiri.&#8221;  Pada hadits ini, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam secara khusus menyebutkan Nabi Dawud &#8216;alaihis salaam. Terkesan hanya beliau yang melakukan hal ini, padahal setiap Nabi &#8216;alaihimussalaam melakukan hal itu, yaitu mencukupi kebutuhannya dari hasil pekerjaannya sendiri. Para ulama&#8217; pensyarah hadits ini menjelaskan bahwa terdapat satu keistimewaan pada diri Nabi Dawud &#8216;alihissalaam yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi lainnya. Nabi Dawud &#8216;alaihissalaam bukan hanya seorang nabi, akan tetapi beliau juga seorang raja yang adidaya nan kaya raya. Coba anda membaca ayat-ayat berikut, lalu bayangkan betapa hebat kekuasaan dan kekayaan yang Allah Ta&#8217;ala limpahkan kepada beliau:  اصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُودَ ذَا الْأَيْدِ إِنَّهُ أَوَّابٌ {17} إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ {18} وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً كُلٌّ لَّهُ أَوَّابٌ {19} وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ  &#8220;Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Allah). Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia(Daud) di waktu petang dan pagi, dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat ta&#8217;at kepada Allah. Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.&#8221; As Shaad 17-20  Walau demikian adanya, beliau tidak mau makan kecuali dari hasil pekerjaannya sendiri. Sebagian ulama&#8217; menjelaskan bahwa dahulu Nabi Dawud &#8216;alaihissalaam mencari penghasilan dengan membuat tameng besi lalu menjualnya.  Masihkah ada keraguan untuk memulai hidup mandiri?  Martabat dan harga diri Nabi Dawud &#8216;alaihissalaam tidak terkurangi sedikitpun karena ia bekerja membuat tameng besi lalu menjualnya. Bahkan kerajaanya dan martabatnya menjadi semakin tinggi, bukan hanya di sisi Allah, tapi juga di mata manusia.  Sebagian dari kita mungkin ada yang berkata: Ah saya kan seorang pelajar, atau sayakan seorang juru dakwah, akibatnya waktu saya banyak tersita oleh kegiatan belajar dan berdakwah, sehingga saya tidak sempat walau hanya sekedar mencoba bekerja.  Sungguh, saya tidak meragukan kebenaran alasan anda, akan tetapi saya meragukan kesimpulan anda. Belajar dan berdakwah tidak dapat dijadikan alasan untuk hidup malas, dan lemah semangat. Simaklah penuturan seorang pelajar handal dan pendakwah sukses berikut:  Dalam hadits lain Umar bin Khattab Radliyallaahu &#8216;anhu mengisahkan:  إِنِّى كُنْتُ وَجَارٌ لِى مِنَ الأَنْصَارِ فِى بَنِى أُمَيَّةَ بْنِ زَيْدٍ، وَهْىَ مِنْ عَوَالِى الْمَدِينَةِ ، وَكُنَّا نَتَنَاوَبُ النُّزُولَ عَلَى النَّبِىِّ فَيَنْزِلُ يَوْمًا وَأَنْزِلُ يَوْمًا ، فَإِذَا نَزَلْتُ جِئْتُهُ مِنْ خَبَرِ ذَلِكَ الْيَوْمِ مِنَ الأَمْرِ وَغَيْرِهِ ، وَإِذَا نَزَلَ فَعَلَ مِثْلَهُ ،. رواه البخاري  &#8220;Sesungguhnya aku dan seorang tetanggaku dari kaum Anshar dari kabilah Bani Umayyah bin Zaid, yang bertempat tinggal di daerah atas kota Madinah, saling bergiliran dalam hal menghadiri majlis Nabi Shalallaahu alaihi wasalam. Ia hadir satu hari, dan akupun hadir satu hari selanjutnya. Bila aku yang mendapat giliran untuk hadir, maka akupun menyampaikan kepadanya apa yang aku dengar pada hari itu, berupa perintah atau lainnya. Dan bila ia yang hadir, maka iapun melakukan hal yang sama&#8221;. (Bukhari)  Saudaraku! bila sekarang ini benih-benih tekad untuk mulai merintis usaha, mulai tumbuh dan bersemi, maka mungkin saja tidak lama lagi akan bersemi pula rasa cemas terhadap kegagalan. Terlebih-lebih bila kaki anda telah melangkah menuju ke dunia kerja.  Berbagai pertanyaan mungkin mulai berkecamuk; apa saya akan berhasil, aduh teman saya beberapa waktu lalu gagal, dunia usaha sekarang ini lagi lesu, apa iya masih ada pelung bagi saya untuk berhasil?  Agar perasaan takut gagal semacam ini sirna dari hati anda, maka saya mengajak anda untuk sedikit merenungkan beberapa poin berikut:</p>
<p><strong>1. Keberhasilan dan rizqi adalah karunia Allah. </strong></p>
<p>Saudaraku, mungkin anda pernah mengamati berbagai makhluq hidup yang ada di sekitar anda. Bahkan mungkin juga anda sering mengunjungi kebun binatang, atau menyaksikan berbagai dokumen kehidupan flora dan fauna.  Dari pengamatan anda, makhluq hidup apa yang paling kuat dan paling besar? Dan selanjutnya, makhluq apa yang paling lemah? Makhluq apa yang paling cerdik dan makhluq apa yang paling bodoh?  Tidakkah pemandangan ini menjadikan anda berpikir positif dan berbesar harapan?  Andai rizqi Allah di dasarkan oleh kekuatan, niscaya hanya gajah dan singa yang dapat bertahan hidup di dunia ini. Andai keberhasilan dan rizqi hanya milik yang pandai, niscaya keledai tidak dapat bertahan hidup.  Demikianlah kemurahan dan kelapangan rizqi Allah Ta&#8217;ala, mencakup seluruh makhluq hidup.  وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ هود 6  &#8220;Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).&#8221; Huud 6  Pada ayat lain Allah Ta&#8217;ala berfirman:  َكَأَيِّن مِن دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ العنكبوت 60  &#8220;Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rizkinya sendiri.Allah-lah yang memberi rizki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.&#8221; Al Ankabut 60  Pada ayat lain Allah juga telah berfirman:  وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ النحل:53  &#8220;Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)&#8221; An Nahl 53  Dan pada hadits Qudsi Allah Ta&#8217;ala juga berfirman:  (يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ جَائِعٌ إِلاَّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ، فَاْسْتَطْعِمُونِي أُطْعِمْكُمْ، يَا عِبَادِي كُلُّكُم عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوتُهُ فَاسْتَكْسُونِي أَكْسُكُمْ). رواه مسلم  &#8220;Wahai ham-hamba-Ku; kalian semua dalam kelaparan, kecuali orang yang telah Aku beri makan, maka memohonlah makan kepada-Ku, niscaya Aku akan memberimu makan. Wahai hamba-hambaKu, kalian semua dalam keadaan telanjang (tidak berpakaian), kecuali orang yang telah Aku karuniai pakaian, maka mohonlah pakaian kepada-Ku, niscaya Aku akan melimpahkan pakaian kepadamu.&#8221; Riwayat Muslim  Saudaraku! Keimanan ini sudah sepantasnya senantiasa menyertai setiap derap langkah anda. Hanya dengan demikian inilah anda akan dapat senantiasa mensyukuri keberhasilan dan memuji Allah atas segala kenikmatan.  Ketahuilah, bahwa dengan mensyukuri setiap kenikmatan, berarti anda sedang berupaya melipat gandakan kenimatan:  وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ إبراهيم 7  &#8220;Dan ingatlah tatkala Tuhanmu mengumandangkan :&#8221;Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni&#8217;mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni&#8217;mat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.&#8221; ( Ibrahim 7).  Mensyukuri kenikmatan, bukan hanya dapat menjadi penyebab bertambahnya kenikmatan. Mensyukuri kenimatan juga dapat menjaga kenikmatan yang telah kita terima dari kebinasaan.  مَا أَنْعَمَ الله عَلَى عَبْدٍ نِعْمَةً مِنْ أَهْلٍ أَوْ مَالٍ أَوْ وَلَدٍ، فَيَقُولُ: مَا شَاءَ اللهُ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، فَيَرَى فِيهِ آفَةً دُوْنَ الْمَوتِ. رواه أبو يعلى الموصلي بسند ضعيف  &#8220;Tidaklah Allah mengaruniakan kepada seorang hamba suatu kenikmatan, berupa anggota keluarga (istri), harta atau keturunan, lalu ia berkata: &#8220;MAASYA ALLAHU, LAA QUWWATA ILLA BILLAH&#8221;, kemudian kenikmatan itu dapat ditimpa petaka selain kematian.&#8221; Riwayat Abu Ya&#8217;la Al Mushily At Thobrany, Al Baihaqy dan lainnya, dengan sanad yang lemah.  Walaupun sanad Hadits ini lemah, sebagaimana dijelaskan oleh banyak ulama&#8217; diantaranya oleh As Suyuthi, Al Munawi dan Al Albani, akan tetapi kandungannya benar. Yang demikian itu, karena kandungan hadits ini semakna dengan kandungan sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam berikut:  (إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مِنْ أَخِيهِ أَوْ مِنْ نَفْسِهِ أَوْ مِنْ مَالِهِ مَا يُعْجِبُهُ فَلْيُبَرِّكْهُ فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ ) رواه أحمد والطبراني وغيرهما وصححه الألباني  &#8220;Bila salah seorang darimu menyaksikan sesuatu yang menjadikannya merasa takjub, pada diri saudaranya atau bahkan pada dirinya sendiri atau herta bendanya, maka hendaknya ia segera mendoakan keberkahan untuknya, karena sesungguhnya pengaruh buruk pandangan itu benar adanya.&#8221; Riwayat Ahmad, At Thabrany, dan dinyatakan sebagai hadits shahih oleh Al Albani.  Saudaraku, alangkah urgennya bagi kita semua untuk mengambil pelajaran dari kisah saudagar kaya yang namanya terabadikan sepanjang masa, yaitu Karun.  إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِن قَوْمِ مُوسَى فَبَغَى عَلَيْهِمْ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ القصص 76  &#8220;Sesungguhnya Karun adalah salah seorang kaum nabi Musa, maka ia berlalu aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugrahkan kepadanya kekayaan, yang kunci-kuncinya sungguh berat untuk dipikul oleh sejumlah orang yang gagah perkasa&#8221;. Al Qashash 76.  Karun adalah ikon pengusaha sukses, cerdas nan kaya raya. Karun begitu sukses dan kaya, sampai-sampai kebanyakan orang mengimpi-impikan untuk mengikuti jejaknya, menjadi kaya raya. Betapa tidak, kekayaannya begitu melimpah ruah, sampai-sampai sejumlah orang yang gagah perkuasa merasa keberatan untuk memikul kunci-kunci gudangnya. Padahal setiap gudang hanya memiliki satu pintu dan satu kunci, dan masing-masing kunci hanya sebesar jari manusia.  Menurut sebagian ulama&#8217; ahli tafsir, kunci-kunci gudang Karun hanya bisa dibawa minimal oleh enam puluh keledai.(2)  Bahkan hingga saat ini, banyak dari kita yang mendambakan untuk mendapatkan, walau hanya sedikit dari sisa-sisa harta peninggalannya; &#8220;harta karun&#8221;.  قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ القصص 79  &#8220;Orang-orang yang mendambakan kehidupan dunia: &#8220;Moga-moga kiranya kita mempunyai (kekayaan) seperti yang telah diberikan kepada karun; sesungguhnya ia benar-benar mendapatkan keberuntungan yang besar.&#8221; Al Qashash 79.  Karun merasa bahwa ia berhasil dan sukses dalam perniagaannya karena kehebatan dan kecerdasannya sendiri. Oleh karena itu, tatkala ia ditegur dan dikatakan kepadanya:  وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ القصص 77  Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negri di akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan kehidupan dunia, dan berbuatlah baik sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.&#8221; Al Qashash 77 Ia menjawab:  قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِندِي أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ القُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا وَلَا يُسْأَلُ عَن ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ القصص 78  &#8220;Qarun berkata: &#8220;sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku&#8221;. Dan apakah ia tidak mengetahui bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak harta kumpulannya.&#8221; (Al Qashas 78)  Saudaraku! coba anda berhenti sejenak, dan mengingat-ingat kembali berbagai paham ekonomi berserta berbagai teorinya. Salanjutnya bandingkan paham-paham itu dengan paham Karun di atas : &#8220;sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku&#8221;.  Kita semua lalai, bahkan banyak dari pakar ekonomi kita yang tidak percaya bahwa urusan rizqi dan segala kenikmatan dunia adalah karunia dan nikmat dari Allah. Banyak dari kita yang meyakini bahwa pada zaman moderen ini agama hanyalah layak untuk mengurus urusan ibadah. Adapun urusan kehidupan dunia, maka sudah tidak zamannya lagi mengait-ngaitkan agama dengan urusan kehidupan masyarakat.  Saudaraku! ketahuilah bahwa sebagai pertanda bahwa anda adalah seorang muslim yang beriman, ialah dengan senantiasa meyakini bahwa urusan rizqi telah ditentukan Allah Ta&#8217;ala. Karenanya tidak usah ada kekawatiran atau ketakutan dalam menghadapi masa depan. Pantang bagi seorang muslim untuk berpandangan &#8220;madesu&#8221; alias masa depan suram. Seorang muslim senantiasa menatap masa depannya dengan penuh optimis dan keimanan.  (إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلك ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذلك ثُمَّ يَبْعَثُ الله مَلَكًا فَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ وَيُقَالُ له اكْتُبْ عَمَلَهُ وَرِزْقَهُ وَأَجَلَهُ وَشَقِيٌّ أو سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فيه الرُّوحُ) متفق عليه  &#8220;Sesungguhnya penciptaan salah seorang darimu disatukan dalam perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk nutfah/air mani), kemudian berubah menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian berubah menjadi sekerat daging selama itu pula, kemudian Allah mengutus seorang malaikat untuk menuliskan empat hal, dikatakan kepada malaikat itu: tulislah amalannya, rizqinya, ajalnya, sengsara atau bahagia, kemudian ditiupkan ruh padanya.&#8221; Muttafaqun &#8216;alaih.</p>
<p><strong> 2. Qona&#8217;ah Dengan Karunia Allah. </strong></p>
<p>Keimanan anda terhadap Allah Ta&#8217;ala, dan bahwasannya rizqi adalah murni karunia-Nya, selain akan menjadikan anda senantiasa optimis dalam menatap masa depan, juga akan menjadikan anda bersifat qonaah dan lapang dada dengan pembagian Allah Ta&#8217;ala.  (إن اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يبتلي عَبْدَهُ بِمَا أَعْطَاهُ فَمَنْ رضي بِمَا قَسَمَ الله عز وجل له بَارَكَ الله له فيه وَوَسَّعَهُ وَمَنْ لم يَرْضَ لم يُبَارِكْ له ولم يزده على ما كتب له) رواه أحمد والبيهقي وصححه الألباني  &#8220;Sesungguhnya Allah Yang Maha Luas Karunia-nya lagi Maha Tinggi, akan menguji setiap hamba-Nya dengan rizqi yang telah Ia berikan kepadanya. Barang siapa yang ridho dengan pembagian Allah Azza wa Jalla, maka Allah akan memberkahi dan melapangkan rizki tersebut untuknya. Dan barang siapa yang tidak ridho (tidak puas), niscaya rizqinya tidak akan diberkahi.&#8221; (Riwayat Imam Ahmad dan dishohihkan oleh Al Albany).  Orang yang beriman kepada Allah Ta&#8217;ala akan senantiasa puas dengan kenikmatan yang telah berhasil ia gapai dan jauh dari sifat serakah dan rakus.  Al Munawi dalam kitab faidhul qadir menyebutkan: &#8220;Bahwa penyakit serakah dan tidak puas dengan karunia Allah telah banyak didapatkan pada pemuja dunia. Engkau dapatkan salah seorang dari mereka meremehkan rizqi yang telah dikaruniakan untuknya. Akibatnya, ia merasa hartanya itu sedikit, buruk, serta senantiasa kagum terhadap rizqi orang lain dan menggapnya lebih bagus dan lebih banyak dari hartanya. Ia akan senantiasa banting tulang untuk menambah hartanya, mengorbankan umurnya hingga habis, kekuatannya hingga sirna. Pada akhirnya ia menjadi tua renta (pikun) akibat dari ambisi yang tak berhasi ia gapai dan hanya dapat mengenyam rasa letih. Dengan sikapnya ini ia telah menyiksa tubuhnya, mengelamkan lembaran amalannya dengan berbagai dosa yang ia lakukan demi mengejar harta kekayaan. Padahal bila ia berpikir jernih, ia tidaklah akan memperoleh selain apa yang telah Allah tentukan untuknya. Pada akhir hayatnya ia meninggal dunia dalam keadaan pailit, ia tidak mensyukuri apa yang telah ia peroleh, dan ia juga tidak berhasil mewujudkan ambisinya.&#8221;(3)  Saudaraklu! Bila anda benar-benar mendambakan hidup bahagia, maka tanamkanlah dalam diri anda sifat qona&#8217;ah. Hanya dengan cara inilah anda merasakan kenikmatan, kebahagian , kedamaian dan ketentraman hidup di dunia.  Dahulu dinyatakan:  إذا كنْتَ ذا قَلْبٍ قَنُوعٍ، فَأَنْتَ وَصَاحِبُ الدُّنْيَا سَوَاء.  &#8220;Bila engkau memiliki hati yang qona&#8217;ah, maka engkau dan pemilik dunia (kaya raya) adalah sama&#8221;.  القناعة كنْزٌ لا يفنى  &#8220;Qona&#8217;ah adalah harta karun yang tidak akan pernah sirna&#8221;.  Betapa indahnya gambaran Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam tentang kehidupan orang yang dikaruniai sifat qonaah:  (مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِناً فِي سِرْبِهِ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَومِهِ ؛ فَكَأَنَّمَا حِيْزَتْ لَهُ الدُّنْيَا بِحَذَافِيرِهَا) رواه الترمذي وابن ماجة والطبراني وابن حبان والبيهقي.  &#8220;Barang siapa dari kalian yang merasa aman di rumahnya, sehat badannya, dan ia memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan telah dikumpulkan untuknya dunia beserta isinya.&#8221; (riwayat At Tirmizy, Ibnu Majah, At Thobrany, Ibnu Hibban dan Al Baihaqy.  Al Munawi rahimahullah berkata: &#8220;Maksud hadits ini, barang siapa yang terkumpul padanya: kesehatan badan, jiwanya merasa aman kemanapun ia pergi, kebutuhan hari tersebut tercukupi dan keluarganya dalam keadaan selamat, maka sungguh Allah telah mengumpulkan untuknya seluruh jenis kenikmatan, yang siapapun berhasil menguasai dunia tidaklah akan mendapatkan kecuali hal tersebut.&#8221;(4)  Saudaraku, sebagai aplikasi nyata dari sifat qona&#8217;ah ialah senantiasa mengindahkan syari&#8217;at Allah dan etika yang berlaku di masyarakat selama bekerja. Orang yang bersifat qona&#8217;ah senantiasa mendahulukan kehormatan dan martabatnya, serta keselamatan agamanya dibanding keuntungan materi.  (يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا الله وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْساْ لَنْ تَمُوَت حَتىَّ تَسْتَوْفِيَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا، فَاتَّقُوا الله وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ، خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرَمَ). رواه ابن ماجة وعبد الرزاق وابن حبان والحاكم وصححه الألباني  &#8220;Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizqi, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-ebnar telah mengenyam seluruh rizqinya, walaupun telat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizqi. Tempuhlah jalan-jalan mencari rizki yang halal dan tinggalkan yang haram.&#8221; Riwayat Ibnu Majah, Abdurrazzaq, Ibnu Hibban, dan Al Hakim, serta dinyatakan sebagai hadits shohih oleh Al Albani.  Sebagai salah satu contoh nyatanya ialah, bila anda menagih hutang dari saudara anda, maka hendaknya anda mengindahkan hak-hak persaudaraan dan etika pergaulan yang baik, yaitu dengan bertutur kata yang baik, bersikap yang santun dan lainnya. Karenanya Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam berpesan kepada kita:  (مَنْ طَلَبَ حَقّاً فَلْيَطْلُبْهُ فِي عَفَافٍ وَافٍ أَوْ غَيْرَ وَافٍ) رواه الترمذي وابن ماجه وابن حبان والحاكم  &#8220;Barang siapa yang menagih haknya, hendaknya ia menagihnya dengan cara yang terhormat, baik ia berhasil mendapatkannya atau tidak.&#8221; Riwayat At Tirmizy, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al Hakim.  Apa yang dipaparkan di atas tentu berbeda dengan fenomena yang ada pada kehidupan banyak pengusaha dan para pedagang. Sering kali mereka menempuh segala macam cara, tidak perduli dengan agama, untuk mengumpulkan keuntungan, sampai-sampai ada slogan:  الحَلاَلُ مَا حَلَّ فِي اليَدِّ وَالحَرَامُ مَا حُرِمْتَ الوصول إليهِ  Yang halal ialah yang berhasil kita peroleh, dan yang haram adalah yang kita terhalang darinya.  Tidak heran bila Nabi Shalallaahu alaihi wasalam mengingatkan para pedagang agar perduli dengan halal haram dalam bisnis mereka:  (يَا مَعْشَرَ التُّجَّارِ)، فَاسْتَجَابُوا لِرَسُولِ اللَّهِ وَرَفَعُوا أَعْنَاقَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ إِلَيْهِ فَقَالَ: (إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا إِلاَّ مَنِ اتَّقَى اللَّهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ) رواه الترمذي وابن حبان والحاكم وصححه الألباني  &#8220;Wahai para pedagang! Maka mereka memperhatikan seruan Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dan mereka menengadahkan leher dan pandangan mereka kepada beliau. Lalu beliau bersabda: &#8220;Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan kelak pada hari qiyamat sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertaqwa kepada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur.&#8221; Riwayat At Timizy, Ibnu Hibban, Al Hakim dan dinyatakan sebagai hadits shahih oleh Al Albani.  Saudaraku, ketahuilah bahwa cara yang ditempuh oleh banyak pengusaha dengan menghalalkan segala macam cara pada hakekatnya tidaklah dapat menambah rizqi mereka. Bahkan yang terjadi adalah kebalikan dari apa yang mereka inginkan. Dengan ulah mereka yang menghalalkan segala macam cara hanyalah akan menghalangi sebagian rizqi mereka:  Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:  (إن الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقُ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ) رواه أحمد وابن ماجة والحاكم وغيرهم  &#8220;Sesungguhnya seseorang dapat saja tercegah dari rizqinya akibat dari dosa yang ia kerjakan.&#8221; (riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim dll).  Dan pada hadits lain Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:  (إِنَّ الرِّبَا وَإِنْ كَثُرَ، عَاقِبَتُه تَصِيرُ إِلَى قَلَّ) رواه أحمد الطبراني والحاكم وحسنه الحافظ ابن حجر والألباني  &#8220;Sesungguhnya (harta) riba, walaupun banyak jumlahnya, pada akhirnya akan menjadi sedikit.&#8221; Riwayat Imam Ahmad, At Thabrany, Al Hakim dan dinyatakan sebagai hadits hasankan oleh Ibnu Hajar dan Al Albany.  3. Tawakkal kepada Allah Ta&#8217;ala. Keimanan anda terhadap Allah Ta&#8217;ala, dan bahwasannya rizqi adalah murni karunia-Nya, selain akan menjadikan anda senantiasa optimis dalam menatap masa depan, juga akan menjadikan anda tidak takut akan masa depan dan tidak putus asa bila menghadapi rintangan atau keberhasilan anda tertunda.  Seorang mukmin yang beriman bahwa rizqinya telah dituliskan Allah Ta&#8217;ala sebelum ia terlahir ke dunia, akan senantiasa berhati besar, walaupun menghadapi kegagalan. Betapa tidak, dalam kehidupan dunia ini ia hanya berkuasa untuk berikhtiyar, sedangkan hasilnya adalah kekuasaan Allah Ta&#8217;ala. Karenanya, seorang muslim tidak akan mudah ditimpa gundah atau tekanan batin karena memikirkan rizqi atau penghasilan, apalagi sampai bunuh diri.  Penjelasan ini bukan berarti seruan agar kita berpangku tangan dan bermalas-malasan, dengan alasan tawakkal dan menanti datangnya rizqi yang telah ditakdirkan. Akan tetapi kita tetap menjalankan usaha yang halal dengan sekuat tenaga dan daya yang kita miliki, adapun hasilnya maka sepenuhnya kita serahkan kepada Allah.  Demikianlah janji Allah Ta&#8217;ala :  وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا {2} وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا الطلاق 2-3  &#8220;Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan beginya jalan keluar dan memberinya rizqi dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupinya. Sesungguhnya Allah (berkuasa untuk) melaksanakan urusan yang dikehendakai-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap urusan.&#8221; At Tholaq 2-3.  Betapa indahnya permisalan yang diberikan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam tentang seorang mukmin yang beriman dan bertawakkal kepada Allah, yang sedang bekerja sekuat tenaganya untuk mengais rizqinya:  (لو أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ على اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كما يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً) رواه أحمد وغيره  &#8220;Andaikata engkau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal, niscaya Allah akan melimpahkan rizqi-Nya kepadamu, sebagaimana Allah melimpahkan rizqi kepada burung, yang (setiap) pagi pergi dalam keadaan lapar dan pada sore hari pulang ke sarangnya dalam keadaan kenyang.&#8221; Riwayat Ahmad, dan lain-lain.  Pada hadits ini, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menggambarkan praktek tawakkal yang benar dengan burung. Setiap burung pada pagi hari keluar dari sarangnya, dan bekerja terbang kesana dan kemari mencari rizqinya masing-masing. Tidak ada dari mereka yang berpangku tangan dan bermalas-malasan di sarangnya. Oleh karena itu Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam berpesan kepada umatnya:  (الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إلي اللَّهِ من الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وفي كُلٍّ خَيْرٌ. احْرِصْ على ما يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ ولا تَعْجَزْ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فلا تَقُلْ: لو أَنِّي فَعَلْتُ، كان كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ: قَدَرُ اللَّهِ وما شَاءَ فَعَلَ؛ فَإِنَّ لو تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَان) رواه مسلم  &#8220;Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dibanding orang mukmin yang lemah. Dan pada masing-masing dari mereka terdapat kebaikan. Bersemangatlah untuk mendapatkan segala yang berguna bagimu, dan senantiasa mohonlah pertolongan kepada Allah. Jangan sekali-kali engkau menjadi lemah, bila engkau ditimpa sesuatu (musibah atau kegagalan), maka jangnlah engkau berkata: andai aku berbuat demikian, niscaya akan terjadi demikian dan demikian. Akan tetapi, katakanlah: Allah telah menentukannya, dan apa yang telah Allah kehendaki,maka itulah yang Ia ciptakan (lakukan), karena ungkapan &#8220;andai&#8221; hanya membukakan pintu godaan syetan.&#8221; Riwayat Muslim  Demikianlah seyognyanya seorang mukmin yang bertawakkal. Ia bekerja dengan sekuat tenaga dan kemampuan yang ia miliki dengan disertai keimanan yang teguh dan tawakkal yang bulat kepada Allah. Dengan cara inilah Allah Ta&#8217;ala akan melimpahkan rizqi dan keberkahan kepada kita.  Semoga pemaparan singkat ini menjadi penggugah iman dan semangat kita dalam menjalani dunia usaha. Dengan demikian kita dapat hidup bahagia dan tidak menjadi budak harta benda, karena bila kita teleh diperbudak oleh harta benda, niscaya harta benda kita akan menjadi sumber duka dan derita.  (تَعِسَ عبد الدِّينَارِ وَعَبْدُ الدِّرْهَمِ وَعَبْدُ الْخَمِيصَةِ إن أُعْطِيَ رضي وَإِنْ لم يُعْطَ سَخِطَ تَعِسَ وَانْتَكَسَ وإذا شِيكَ فلا انْتَقَشَ) رواه البخاري  &#8220;Semoga sengsara para pemuja dinar, dirham, dan baju sutra (pemuja harta kekayaan-pen), bila ia diberi ia merasa senang, dan bila tidak diberi, ia menjadi benci, semoga ia menjadi sengsara dan semakin sengsara (bak jatuh tertimpa tangga), dan bila ia tertusuk duri semoga tiada yang kuasa mencabut duri itu darinya.&#8221; Riwayat Bukhari.  اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ اهْدِنِى لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِى مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ. وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين. والله أعلم بالصَّواب، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.  &#8220;Ya Allah, Tuhan malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Dzat Yang telah Menciptakan langit dan bumi, Yang Mengetahui hal yang gaib dan yang nampak, Engkau mengadili antara hamba-hambamu dalam segala yang mereka perselisihkan. Tunjukilah kami –atas izin-Mu- kepada kebenaran dalam setiap hal yang diperselisihkan, sesungguhnya Engkau-lah Yang menunjuki orang yang Engkau kehendaki menuju kepada jalan yang lurus. Shalawat dan salam dari Allah semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Dan Allah-lah Yang Lebih Mengetahui kebenaran, dan akhir dari setiap doa kami adalah: &#8220;segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam&#8221;. Amin   Footnote:  1 ) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir At Thabary 7/634.  2 ) Tafsir At Thobari 20/106-107.  3 ) Idem 2/236.  4 ) Faidhul Qadir oleh Al Munawi 9/387.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><em>Artikel ini merupakan makalah Ustadz Muhammad Arifin bin Badri, MA untuk kajian rutin Fiqih Muamalah yang disiarkan secara langsung dari kota madinah, kerjasama antara radiomuslim.com dengan pengusahamuslim.com.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=233&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/02/16/tawakkal-dan-ikhtiar-dalam-mencari-nafkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/pekerja.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pekerja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peluang Bisnis Sari Kurma</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/02/10/peluang-bisnis-sari-kurma/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/02/10/peluang-bisnis-sari-kurma/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 03:11:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[HERBAL]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Penghasilan dari Internet]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang]]></category>
		<category><![CDATA[sari kurma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Peluang yang sangat menguntungkan dan prospek yang luas, karena sari kurma al-Jazira sari kurma pertama di Indonesia dan kurma telah dikenal oleh jutaan orang sejak lama. Sangat banyak manfaatnya dan dicari oleh jutaan orang untuk mendapatkan khasiatnya. Segera daftarkan diri Anda menjadi agen dan reseller kami, kami membuka agen-agen baru di seluruh pelosok nusantara dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=210&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.herbalsyifa.com/?info=sarikurma"><img class="alignleft size-full wp-image-212" title="Peluang Usaha Bisnis Sari Kurma" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/al-jazira.jpg?w=600&#038;h=176" alt="" width="600" height="176" /></a></p>
<p>Peluang yang sangat menguntungkan dan prospek yang luas, karena sari kurma al-Jazira  sari kurma pertama di Indonesia dan kurma telah dikenal oleh jutaan orang sejak lama.  Sangat banyak manfaatnya dan dicari oleh jutaan orang untuk mendapatkan khasiatnya.  Segera daftarkan diri Anda menjadi agen dan reseller kami, kami membuka agen-agen baru di seluruh pelosok nusantara dan juga mancanegara&#8230;.      <span id="more-210"></span></p>
<p><strong>Uang, selalu dibicarakan setiap hari. Uang, selalu dicari. Tapi berapa banyak orang yang beruntung bisa mendapatkan uang dengan banyak dan halal?</strong></p>
<p>Perhatikan orang-orang yang mencari uang dari pagi sampai sore :: terhimpit beban pekerjaan, penuh keringat, terjebak kemacetan, ditekan atasan&#8230; Namun hasilnya? <strong>Tidak seberapa &#8230;</strong></p>
<p>Sebagian dari mereka mungkin sudah bosan untuk bekerja kepada boss yang tidak tahu diri, yang tidak tahu terima kasih. Yang memeras keringat namun membayar seadanya. Sebagian dari mereka pasti sudah bosan dan merasa tidak cocok dengan tempat mereka bekerja yang memeras waktu, pikiran, dan tenaga &#8230;. <strong>Inikah gaya hidup yang Anda inginkan?</strong></p>
<p>Sebagian lagi mungkin sedang bingung mencari tambahan uang untuk membayar hutang, untuk biaya pengobatan, untuk biaya pendidikan, kredit barang, modal nikah, modal bisnis, modal pensiun dan keperluan lainnya&#8230; <strong>Andakah salah satunya?</strong></p>
<p>IMPIAN ANDA</p>
<p><strong>Inginkah Anda</strong> untuk terbebas dari semua masalah itu? Inginkah Anda untuk bekerja dari rumah sendiri, menatap uang mengantri sambil duduk di depan televisi? Inginkah Anda untuk bekerja kapan pun Anda inginkan, hanya saat Anda inginkan? Inginkah Anda menjadi boss bagi diri sendiri? Tidak perlu diatur-atur orang lagi?</p>
<p><strong>Inginkah Anda</strong> bisa bekerja dari mana pun Anda inginkan, sambil bersenang-senang bersama keluarga? Dan yang terpenting, inginkah Anda <strong>mendapat income yang jauh lebih banyak</strong> dari income Anda yang sekarang?</p>
<p>Jika Anda ingin, maka <strong>jadilah pebisnis online.</strong> Dengan potensi yang luar biasa besar, berbisnis di internet dapat membuat Anda menjadi <strong>sangat kaya,</strong> cukup dengan bekerja dari rumah.</p>
<p>Jika Anda ingin, <strong>sekarang Anda telah berada di tempat yang tepat,</strong> saya akan tawarkan program yang menguntungkan&#8230;.</p>
<p><em>Anda hanya mempromosikan link referral Anda, maka akan mendapatkan komisi yang besar !</em></p>
<p><em><a href="http://www.herbalsyifa.com/?info=sarikurma"><img class="alignleft size-full wp-image-215" title="Gabung.. Klik Aja disini.." src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/joinnow.gif?w=225&#038;h=40" alt="" width="225" height="40" /></a><br />
</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=210&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/02/10/peluang-bisnis-sari-kurma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/al-jazira.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Peluang Usaha Bisnis Sari Kurma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/02/joinnow.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Gabung.. Klik Aja disini..</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melawan buaya</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/29/melawan-buaya/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/29/melawan-buaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 23:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[melawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Isa Alamsyah Suatu hari seorang raja yang terkenal lalim, tiba-tiba     mengumpulkan rakyatnya ‘katanya’ untuk memberi       hadiah. Tumben-tumbenan ini raja mau kasih hadiah, begitu pikir sebagian besar rakyat. Akan tetapi dasar raja lalim, sekalipun ia memberi hadiah ia tidak memberinya gratis.   “Wahai rakyatku, aku punya hadiah besar untuk kalian” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=189&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
<span style="font-weight:normal;"><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/buaya1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-194" title="buaya" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/buaya1.jpg?w=140&#038;h=86" alt="" width="140" height="86" /></a> Oleh Isa Alamsyah</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Suatu hari seorang raja yang terkenal lalim, tiba-tiba     mengumpulkan rakyatnya ‘katanya’ untuk memberi       hadiah. Tumben-tumbenan ini raja mau kasih hadiah, begitu pikir sebagian besar rakyat.<br />
Akan tetapi dasar raja lalim, sekalipun ia memberi hadiah ia tidak memberinya gratis.  <span id="more-189"></span><br />
“Wahai rakyatku, aku punya hadiah besar untuk kalian” kata raja.<br />
“Horee…’<br />
“Tapi ada syaratnya” raja menambahkan.<br />
”Huuuu “ Rakyat berteriak dalam hati.<br />
“Saya akan memberikan satu guci emas bagi sia yang berani berenang menyeberang sungai ini” kata raja, sambil menunjuk sungai lebar yang mengelilingi istananya dan direnangi olah ratusan buaya.<br />
“Huh” Rakyat langsung lemas, tak bereaksi.<br />
Melihat rakyat tidak ada yang beminat raja menambahkan.<br />
“Jika tidak berminat seguci emas, boleh juga pilih hadiah menjadi gubernur ku di ibu kota” tambah raja menawarkan pilihan.<br />
Rakyat masih gak ada yang berminat.<br />
“Kalau masih tidak ada yang berminat, aku beri pilihan lain, menjadi menantuku menikah dengan putriku atau …<br />
Belum selesai ucapan raja tiba-tiba…<br />
Byuur…<br />
Seorang pemuda tiba-tiba masuk ke sungai.<br />
Semua orang tegang menanti apa yang akan terjadi.<br />
Pemuda itu berenang secepatcepatnya.<br />
Terlambat. Seekor buaya mulai mendekat.<br />
Belum sempat buaya tersebut menggigit pemuda itu mampu menghalaunya dengan kayu yang kebetulan ada di dekatnya.<br />
Kali ini ia mencoba berenang sekuat tenaga. Lebih cepat lagi.<br />
Sayangnya ada dua buaya mendekat sekaligus dari dua arah berlawanan.<br />
Dengan gerakan tipuan, pemuda itu berhasil membuat kedua buaya itu bertabrakan.<br />
Buaya lain mulai datang dan berkumpul.<br />
Entah dari mana kekuatan itu datang, pemuda itu berhasil menaiki satu buaya dan meloncati satu persatu buaya yang berkumpul.<br />
Ia selamat sampai di seberang.<br />
Semua terkesima melihat adegan itu, termasuk sang raja.<br />
Segera semua bergegas menemui pemuda pemberani.<br />
“Nampaknya Anda berminat pada anakku, ingin menjadi menantu raja?” tanya sang raja, setengah yakin karena pemuda ini loncat ketika ia menawarkan putrinya.<br />
“Tidak saya tidak berminat,” jawab pemuda itu agak kasar dan terengah-engah sambil melihat sekeliling. Nampaknya ia marah sekali<br />
“Atau engkau ingin jadi gubernurku?” tanya raja penasaran<br />
”Tidak aku tidak berminat”, jawab pemuda itu, masih kehabisan napas. Matanya tidak berhenti melihat sekeliling.<br />
“Berarti engkau ingin seguci emas” seru raja memastikan.<br />
“Tidak saya tidak berminat.”<br />
“Jadi apa yang anda inginkan?” raja semakin penasaran.<br />
Pemuda itu menjawab :<br />
“Saya cuma mau tahu siapa bajingan yang mendorong saya!”</p>
<p>Hahaha<br />
ternyat pemuda itu bukan pemberani tapi ada yang mendorongnya.<br />
Apa hikmah kisah tersebut?</p>
<p>Hikmahnya?<br />
Pemuda itu sebenarnya punya potensi untuk memenangkan sayembara raja tapi ia baru tahu ia bisa melakukannya setelah ia tercebur pada situasi yang tidak ada pilihan lain kecuali selamat.</p>
<p>Kisah ini memang mirip dengan kisah cicak yang ekornya terjebak di dalam lem tikus, atau kisah no way back.</p>
<p>Intinya;<br />
Kita punya potensi besar, hanya saja kita baru mengeluarkan seluruh potensi jika sudah tercebur pada masalah hidup atau mati.<br />
Kalau sudah terpaksa.</p>
<p>Banyak kisah wanita yang pasif tiba tiba menjadi pengusaha sukses setelah suaminya mendadak meninggal.<br />
Banyak kisah anak manja yang tiba-tiba jadi pekerja keras karena tiba-tiba orang tuanya meninggal.</p>
<p>Pilihannya apakah kita harus menunggu tercebur dulu baru bekerja mati-matian?<br />
Atau sekarang bekerja mati-matian jadi kemungkinan tercebur semakin sedikit, kalaupun tercebur kita sudah siap.</p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;">Humor ini diambil dari humor yang beredar di masyarakat tetapi ditulis ulang dengan penceritaan yang berbeda dan redaksional sendiri oleh<br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;">Isa Alamsyah</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=189&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/29/melawan-buaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/buaya1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">buaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tumbuh dan Berkembang di Atas Batu</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/tumbuh-dan-berkembang-di-atas-batu/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/tumbuh-dan-berkembang-di-atas-batu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 23:10:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[batu]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda melihat dan mengamati akar  pohon beringin (ficus). Lihatlah bagaimana bentuk dan penjalaran akar  beringin. Akar beringin selalu menyesuaikan  dengan bentuk dan ukuran batang dan bentuk          cabangnya. Bila cabang menjulur condong ke selatan, maka akar beingin akar ikut tumbuh ke selatan. Selain itu, bentuk dan arah akar beringin berfungsi untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=184&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/pohon.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-196" title="pohon" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/pohon.jpg?w=110&#038;h=117" alt="" width="110" height="117" /></a> Pernahkah Anda melihat dan mengamati akar  pohon beringin (ficus).</strong></p>
<p><strong> Lihatlah bagaimana bentuk dan penjalaran akar  beringin. Akar beringin selalu menyesuaikan  dengan bentuk dan ukuran batang dan bentuk          cabangnya. Bila cabang menjulur condong ke selatan, maka akar beingin akar ikut tumbuh ke selatan. Selain itu, bentuk dan arah akar beringin berfungsi untuk menopang berat pohon bagian atas. Cengkaraman akar yang menonjol di permukaan tanah ini bukti kuat bahwa pohon beringin akan kokoh menghadapi tantangan lingkungan yang akan bisa menumbangkannya.   <span id="more-184"></span><br />
</strong></p>
<p><strong>Hampir semua orang mengatakan, beringin mampu tumbuh di atas batu. Batu yang keras atau bukit berbatu malah menjadi tempat yang nyaman bagi beringin untuk tumbuh. Sungguh menakjubkan karena batu sama sekali bukan tempat yang cocok bagi hampir semua makhluk hidup untuk tumbuh dan berkembang biak.</strong></p>
<p><strong>Rahasia mengapa pohon beringin dapat tumbuh di atas batu adalah kemampuan akarnya mencengkram, menelusup, melunakkan dan menjadikan batu menjadi tanah. Batu yang dianggap sebagai penghambat tumbuhnya pohon, bagi beringin merupakan tantangan untuk bisa bertahan dan berkembang. Maka lihatlah betapa menakjubkan bentuk akar beringin yang menjalar dan menembus batu. Akar beringin mencari air dengan menembus celah-celah batu hingga bisa menembus bagian luar batu.</strong></p>
<p><strong>Bukit batu yang tadinya tampak gersang dan kering kerontang mulai menghijau. Lambat laun air mulai menetes dari celah-celah batu dan lumut pun mulai tumbuh. Beringin dengan akarnya yang khas telah menjadikan kawasan gunung berbatu sebagai kawasan sumber air. Luar biasa.</strong></p>
<p><strong>Sahabat, beringin mengajarkan pada manusia untuk tidak menyerah pada lingkungan yang keras, terbatas bahkan menyakitkan. Sekecil apapun peluang, modal dan penyokong hidup yang kita miliki harusnya menjadi pemicu untuk tetap tumbuh. Celah-celah kecil peluang yang ada harus kita manfaatkan sehingga mampu menembus kokohnya halangan atau rintangan hidup.</strong></p>
<p><strong>Namun, bila kesuksesan mulai berkembang dan menjulang, jangan melupakan pijakan dan cengkraman diri agar tidak tumbang oleh tantangan luar. Sebab makin membesar dan menjulang prestasi serta karir kita, terpaan ujian akan maikin keras. Maka sesuaikan berkembangnya kesuksesan kita dengan pondasi dan cengkraman iman yang juga kuat.</strong></p>
<p><strong>Maka keindahan bentuk pondasi hidup yang menjalar dan mencengkram kuat di “batu” d kita akan meneteskan manfaat berupa kejernihan “air” dan kesegaran “udara” manfaat bagi banyak orang.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=184&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/tumbuh-dan-berkembang-di-atas-batu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/pohon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekas yang tertinggal</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/bekas-yang-tertinggal/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/bekas-yang-tertinggal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 02:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang        bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan  marah sang anak, ayahnya memberikan  sekantong paku dan mengatakan pada anak itu  untuk memakukan sebuah paku di pagar  belakang setiap kali dia marah … Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah … Lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=179&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/bekas-paku.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-198" title="bekas paku" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/bekas-paku.jpg?w=130&#038;h=98" alt="" width="130" height="98" /></a> Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang        bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan  marah sang anak, ayahnya memberikan  sekantong paku dan mengatakan pada anak itu  untuk memakukan sebuah paku di pagar  belakang setiap kali dia marah …</strong></p>
<p><strong>Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah … Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.  <span id="more-179"></span><br />
</strong></p>
<p><strong>Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini … di hati orang lain.</strong></p>
<p><strong>Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu … Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada … DAN luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik …”</strong></p>
<p><strong>Temen2<br />
memang, sebuah permintaan maaf bisa mengobati banyak hal. Namun, agaknya kita juga harus mengingat, bahwa semua itu tak akan ada artinya, saat kita mengulangi kesalahan itu kembali.</strong></p>
<p><strong>Cerita ini, sebuah ibarat tentang, berbuat kesalahan memang wajar, namun, ia juga mengajarkan, menghindarinya adalah hal lain yang bisa kita lakukan.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=179&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/bekas-yang-tertinggal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/bekas-paku.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bekas paku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gagal (bag.3), kesuksesan tertunda</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-bag-3-kesuksesan-tertunda/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-bag-3-kesuksesan-tertunda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 02:04:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita merasa gagal ketika tawaran kita      ditolak, proposal kita diabaikan, ajakan kita  diacuhkan, atau presentasi kita ditertawakan. Apakah benar demikian? Kadang bukan produknya yang jelek, bukan juga proposalnya yang buruk, atau presentasinya yang salah, tapi cuma karena kita bertemu orang yang salah. So simple. Jadi tinggal mencari orang yang tepat saja. Ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=176&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/gagal.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-200" title="gagal" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/gagal.jpg?w=107&#038;h=107" alt="" width="107" height="107" /></a> Seringkali kita merasa gagal ketika tawaran kita      ditolak, proposal kita diabaikan, ajakan kita  diacuhkan, atau presentasi kita ditertawakan.<br />
Apakah benar demikian?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kadang bukan produknya yang jelek, bukan juga proposalnya yang buruk, atau presentasinya yang salah, tapi cuma karena kita bertemu orang yang salah. So simple.<br />
Jadi tinggal mencari orang yang tepat saja.</p>
<p>Ketika Harry Potter mulai dibuat, JK Rowling mengirim tiga bab pertama dari novelnya itu ia masukkan ke dalam folder plastik yang cantik, lalu<br />
dikirimkan ke seorang agen. Namun, agen tersebut langsung mengembalikan naskahnya.<br />
“Mungkin ia segera mengirimkan kembali paket tersebut pada hari yang sama ketika menerimanya&#8221; kata JK Rowling mengenang masa-masa sulitnya.<br />
Tak putus asa, JK Rowling mulai mencari agen dan penerbit lain. Tapi,<br />
hasilnya sama saja. Ada yang langsung menolak, ada juga yang sekian<br />
lama tak memberi jawaban. Alasannya bermacam-macam. Ada yang mengatakan ceritanya tak masuk akal, terlalu berkhayal, kurang membumi, dan sebagainya. Namun, ada juga yang menganggap cerita itu kurang menarik.</p>
<p><strong>Buku Harry Potter yang demikian sukses, dulu ditolak di mana-mana, kenapa? Karena belum bertemu orang yang tepat belum bertemu penerbit yang tepat. Jika Anda presentasi kemana mana ditolak apakah berarti bisnis Anda buruk atau presentasi Anda buruk? Mungkin hanya karena belum bertemu dengan orang yang tepat. Buku Harry Potter yang melegenda saja bisa mengalami penolakan. Jadi jangan lemah semangat ketika menghadapi penolakan.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=176&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-bag-3-kesuksesan-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/gagal.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gagal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gagal (bag.2), mungkin sebuah kebaikan</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-sebuah-kebaikan/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-sebuah-kebaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 01:56:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Frank Slazak mempunyai mimpi terbang keluar  angkasa. Tetapi ia tidak memiliki apa yang  dibutuhkan. Ia tidak memiliki gelar, dan bukan  seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.  Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa  untuk ikut dalam penerbangan pesawat ulang-alik  dan warga itu adalah seorang guru. Frank adalah warga biasa dan seorang guru. Hari itu juga ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=171&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/gagal2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-202" title="gagal2" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/gagal2.jpg?w=97&#038;h=127" alt="" width="97" height="127" /></a> Frank Slazak mempunyai mimpi terbang keluar  angkasa. Tetapi ia tidak memiliki apa yang  dibutuhkan. Ia tidak memiliki gelar, dan bukan  seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.  Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa  untuk ikut dalam penerbangan pesawat ulang-alik  dan warga itu adalah seorang guru. Frank adalah warga biasa dan seorang guru. Hari itu juga ia mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari ia melongok kotak pos, sampai akhirnya amplop resmi berlogo NASA datang.   <span id="more-171"></span><br />
</strong></p>
<p><strong>Doanya terkabulkan! Ia lolos penyisihan pertama. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impiannya semakin dekat. Frank menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center. Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini ia menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ? Tuhan, biarlah diriku yang terpilih! Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih seorang guru perempuan untuk terbang dengan pesawat ulang alik. Impian hidupnya hancur. Ia mengalami depresi. Rasa percaya dirinya lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaan. Selasa, 28 Januari 1986, Frank pergi melihat peluncuran ruang angkas yang membawa pesaing yang mengalahkannya. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, ia menantang impiannya untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku ?! Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaannya dan menghapus semua keraguannya saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=171&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-sebuah-kebaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/gagal2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gagal2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gagal (bag.1), mungkin timing tidak tepat</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-timing-tidak-tepat-bag-1/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-timing-tidak-tepat-bag-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 01:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-timing-tidak-tepat-bag-1/</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali ketika mengalami kegagalan, kita sudah menghakimi diri kita sebagai orang yang tidak mampu, apalagi jika kita berkali-kali mengalami kegagalan. Demikian juga suatu produk. Ketika gagal dipasarkan kita manganggap bahwa produk tersebut tidak diterima di pasaran. Padahal seringkali kegagalan tersebut terjadi hanya karena kita berada pada timing yang tidak tepat.   Timing (waktu pas) merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=169&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/waktu.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-205" title="waktu" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/waktu.jpg?w=91&#038;h=126" alt="" width="91" height="126" /></a>Seringkali ketika mengalami kegagalan, kita sudah menghakimi diri kita sebagai orang yang tidak mampu, apalagi jika kita berkali-kali mengalami kegagalan.<br />
Demikian juga suatu produk. Ketika gagal dipasarkan kita manganggap bahwa produk tersebut tidak diterima di pasaran.<br />
Padahal seringkali kegagalan tersebut terjadi hanya karena kita berada pada timing yang tidak tepat.   <span id="more-169"></span><br />
Timing (waktu pas) merupakan salah satu kunci kesuksesan.<br />
Bayangkan jika Anda menjual air jahe hangat di tengah terik matahari, BISA? Kalau gagal bukan karena air jahe tidak dibutuhkan tapi timingnya tidak tepat.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ketika film Star Trek diluncurkan menjelang tahun 70-an, film ini hanya bertahan 1 season karena kurang diminati. Padahal film Star Trek saat ini sangat dipuji karena visinya yang jauh ke depan. Konsep Handphone, teleport yang dimunculkan di Star Trek selalu menjadi sumber inspirasi banyak ilmu pengetahuan. Lalu kenapa penayangan perdananya tidak sukses? Bukan karena filmnya jelek, bukan karena idenya jelek, tetapi karena orang pada zaman tersebut belum semaju pembuat film tersebut. Artinya film ini muncul di waktu yang kurang tepat.<br />
Ketika telepon pertama kali ditemukan Alexander Graham Bell menjadi bahan ketawaan karena telepon dianggap tidak ada gunanya. bahkan ketika mengajukan kredit ia diusir keluar. Artinya penemuan Bell melebihi zamannya.<br />
Ketika Henry Ford mengajukan proposal pembuatan industri secara massal, para investor mundur karena mereka menganggap mobil hanya untuk hobi sedangkan alat transportasi tetaplah kuda. Artinya pemikiran Henry Ford sudah melebihi zamannya.<br />
Sigmun Freud kini dikenal sebagai Bapak Psikologi yang begitu populer. Padahal ketika pertama kali menerbitkan buku, karyanya hanya laku 600 buah dan ia hanya mengantongi royalti US$250. Kenapa? Karena saat itu teorinya belum diterima.<br />
Ketika Pablo Picasso menunjukkan lukisannya Les Demoiselles d&#8217;Avignon ke teman-temannya, reaksinya negatif. Mereka menertawakan dan menyebutnya lukisan gombal, sampah, dan menyebutnya melecehkan gerakan seni modern. Tetapi kini lukisan tersebut dipampang di musium Modern Art di New York. Bahkan lukisan tersebut dianggap sebagai desain semi abstrak dan geometri merupakan gambar kubisme pertama. Pablo membuat lukisan yang melewati zamannya sehingga di masanya dianggap gagal.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=169&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/gagal-mungkin-timing-tidak-tepat-bag-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/waktu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">waktu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adakah peran kita dalam kehancuran?</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/adakah-peran-kita-dalam-kehancuran/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/adakah-peran-kita-dalam-kehancuran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 01:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kisah di masa depan, ketika alam    tidak lagi ramah. Setiap kota diselubungi kubah kaca, karena  oksigen alami tak lagi cukup untuk menghidupi  manusia. Hidup manusia ditopang oleh sebuah mesin pemasok oksigen yang besar luar biasa. Salah satu kota bernama RACUST mengalami kekurangan energi karena pasokan bahan bakar terputus akibat bencana. Sang Gubernur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=166&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/hancur.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-207" title="hancur" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/hancur.jpg?w=130&#038;h=87" alt="" width="130" height="87" /></a> Ini adalah kisah di masa depan, ketika alam    tidak lagi ramah.<br />
Setiap kota diselubungi kubah kaca, karena  oksigen alami tak lagi cukup untuk menghidupi  manusia. Hidup manusia ditopang oleh sebuah mesin pemasok oksigen yang besar luar biasa.<br />
Salah satu kota bernama RACUST mengalami kekurangan energi karena pasokan bahan bakar terputus akibat bencana.<br />
Sang Gubernur gusar, karena sadar dalam waktu beberapa hari maka mereka akan kehabisan oksigen kalau tidak ada pasokan energi.   <span id="more-166"></span><br />
Akhirnya Gubernur mengumumkan setiap warga harus menyumbangkan secangkir minyak untuk mesin pemasok oksigen kota. Sebenarnya warga juga membutuhkan minyak untuk kebutuhan rumah tangga mereka yang semakin menipis, tapi mereka harus memenuhinya karena ancamannya adalah penjara. Agar tidak dikorupsi, semua warga berkumpul berbaris untuk menuangkan bensin mereka langsung ke mesin utama.<br />
Salah seorang warga bernama EGOS punya ide brilian untuk dirinya.<br />
Melihat begitu banyak warga yang antri, dan sedikitnya penjaga, ia merasa punya peluang berhemat.<br />
“Daripada kehabisan minyak di rumah, lebih baik aku nyumbang air saja. Tak akan terasa bedanya secangkir air di dalam jutaan cangkir minyak” pikirnya.<br />
Akhirnya EGOS mengantri, berjalan, dan selalu berusaha menghindari pemeriksaan penjaga. Ketika tiba di depan mesin, dengan lega ia menuangkan air ke dalam tangki mesin, dan ia merasa bebas dan berhasil mengelabui pemerintah kota.<br />
“Aku bebas penjara, tanpa harus kehilangan setetes minyak pun” katanya bangga.<br />
Setelah semua warga menyumbangkan minyaknya, gubernur pun menekan tombol untuk yang mengalirkan minyak warga ke mesin utama. Semua bersorak sorai karena mereka bisa bertahan lebih lama sampai pasokan minyak datang.<br />
Beberapa menit berselang, mesin tiba-tiba mengeluarkan bunyi aneh, berasap, panas dan tak lama kemudian mesinnya mati.<br />
Warga panik, semua panik. Kini mereka hanya bisa hidup beberapa jam saja sampai mereka kehabisan oksigen.<br />
Gubernur segera memerintahkan teknisi untuk memperbaiki mesin, tapi sayangnya kerusakan mesin ini mungkin tak sempat diperbaiki dalam waktu singkat, kerusakannya menyebar. Mungkin sebelum mesin diperbaiki rakyat sudah mati.<br />
Gubernur begitu kaget setelah mengetahui apa penyebab rusaknya mesin.<br />
Tahukah kenapa mesin tersebut hancur?<br />
Ternyata EGOS bukan satu-satunya yang EGOIST di negeri RACUST yang rakyatnya memang RAKUS.<br />
Egos merasa dirinya sendiri yang curang sehingga tidak akan berpengaruh, tetapi ternyata semua warga juga berpikir demikian. Setiap orang merasa “Kalau aku tukar air, tidak akan ada pengaruhnya”<br />
Ternyata semua warga hanya menyumbangkan air bukan minyak.<br />
Mereka merasakan sendiri akibatnya.<br />
Mereka bisa binasa karena setiap orang berpikir hanya memberi sedikit kontribusi kehancuran.<br />
Tanpa sadar mereka menghancurkan diri bersama-sama.</strong></p>
<p><strong>Apakah ini terjadi dalam kehidupan kita?<br />
Anda pernah melihat oknum aparat di jalan yang menerima tip Rp 5.000 – Rp 10000 dari supir truk, atau uang damai Rp 50.000, pernah mengurus KTP yang, atau ngurus paspor yang naik berkali lipat, mengurus surat tanah yang lambat, dsb.<br />
Setiap oknum merasa mereka cuma korupsi sedikit saja, tapi akibatnya kemerosotan mental bangsa secara menyeluruh, dan kepercayaan yang rendah dari masyarakat.<br />
Korupsi kecil ini justru merusak citra aparat yang jujur secara keseluruhan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kita kadang belajar malas-malasan atau bekerja malas malasan.<br />
Kita pikir, “Biarin aja gue malas, masa depan gue ini yang hancur”.<br />
Padahal kalau semua berpikir demikian, bangsa ini yang hancur.</p>
<p>Kita buang sampah kecil sembarangan.<br />
Karena yang melakukan semua orang Negara kita menjadi kotor.</p>
<p><strong>Camkan !<br />
Kontribusi kecil kita dalam keburukan mungkin mempunyai daya hancur yang tidak terbayangkan!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=166&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/adakah-peran-kita-dalam-kehancuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/hancur.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hancur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tipe manusia menghadapi tekanan</title>
		<link>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/tipe-manusia-menghadapi-tekanan/</link>
		<comments>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/tipe-manusia-menghadapi-tekanan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 01:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazbiz.wordpress.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Ada macam-macam tipe orang ketika menghadapi tekanan. Ada tipe kepompong, baru sekali ditekan langsung kempes. Bahkan cukup ditekan dengan jari, sudah kempes. Biasanya anak manja, anak orang modern yang selalu menghindari masalah sangat rentan menjadi tipe ini. Ada tipe kaca. Kalau sedikit ditekan tidak pengaruh apa apa, Digorespun susah. Tapi begitu tekanannya melebihi ambang batas, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=163&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/tertekan.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-219" title="tertekan" src="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/tertekan.jpg?w=144&#038;h=63" alt="" width="144" height="63" /></a>Ada macam-macam tipe orang ketika menghadapi tekanan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Ada tipe kepompong, baru sekali ditekan langsung kempes. Bahkan cukup ditekan dengan jari, sudah kempes.<br />
Biasanya anak manja, anak orang modern yang selalu menghindari masalah sangat rentan menjadi tipe ini.</p>
<p>Ada tipe kaca. Kalau sedikit ditekan tidak pengaruh apa apa, Digorespun susah. Tapi begitu tekanannya melebihi ambang batas, langsung hancur berkeping-keping.<br />
Ini mungkin tipe orang yang menahan diri ketika ditekan, menyimpan amarah sendiri, dan ketika tidak kuat, malah merusak diri sendiri.    <span id="more-163"></span></p>
<p>Tipe balon agak mirip tipe kaca. Juga berbahaya. Ditekan fleksible, tapi kalau tekanannya terlalu keras akan hancur dan tidak bisa kembali ke asal.<br />
Ini tipe anak yang mengurung diri ketika tertekan, menahan dendam tapi kalau lepas kontrol bisa frustasi.</p>
<p>Ada tipe kapas atau kapuk, tipe ini fleksibel terhadap tekanan.<br />
Ketika ditekan mereka kempes setelah beberapa lama kembali lagi ke bentuk awal.<br />
Orang seperti ini bisa tertekan tapi mampu kembali ke asal.</p>
<p>Ada tipe kaleng, kalau ditekan berbekas. Walaupun tidak rusak atau kehilangan apa-apa. Tipe kaleng bisa kembali ke bentuk asal jika ditekan lagi dari arah berlawanan. Ditempa lagi.<br />
Ini tipe orang yang tertekan, dan tidak bisa memperbaiki diri kecuali disokong orang lain.</p>
<p>Yang cukup bahaya tipe balon. Ditekan fleksible, tapi kalau tekanannya terlalu keras akan hancur dan tidak bisa kembali ke asal.<br />
Ini tipe anak yang mengurung diri ketika tertekan, menahan dendam tapi kalau lepas kontrol bisa frustasi.</p>
<p>Ada tipe besi.<br />
Jika ditekan mereka kuat tidak berbekas, tapi kalau penekannya semakin kuat dan berbahan keras juga lama kelamaan akan tertekan juga.<br />
Hebatnya mental besi ini sekalipun dibakar di ubah ia tetap menjadi besi dan kembali ke asal.</p>
<p>Ada juga tipe diamond.<br />
Makin di pukul dan di tempa makin berkilau. Tapi kalau di tumbuk ya hancur juga.<br />
Mungkin ini seperti bintang, selebrity atau atlet terkenal.<br />
Mereka begitu cepat berkilau, cepat menanjak.<br />
Tapi ketika ada tantangan berat langsung hancur.<br />
Tiger Wood begitu bersinar, bertahan lama, dan pekerja keras.<br />
Tetapi begitu isu perselingkuhannya diangkat, bless langsung hancur karirnya.</p>
<p>Ada juga tipe bola pimpong, semakin keras dilempar ke semakin kuat meresponnya. Sekalipun jatuh meluncur ke bawah tapi ia bangkit melambung ke atas.<br />
Ini juga tipe bagus, kita bisa bangkit sekalipun jatuh terperosok.</p>
<p>Ada tipe udara. Udara sulit ditangkap sulit di tekan. Tetapi jika ditangkap dalam wadah tertutup semakin kuat dia ditekan semakin kuat juga memberi tekanan ke segala arah, udara dapat menyebar kesemua sendi, udara juga mampu terus masuk menyesuaikan dengan bentuk wadahnya yang berubah hanya tekanannya (irreversible or reversible).<br />
Mungkin tipe ini cocok untuk untouchable people. Jarang tertekan, selalu aman.</p>
<p>Ada juga tipe air.<br />
Air selalu bergerak menuju tujuan (daerah yang lebih rendah), konsisten pada tujuan.<br />
Jika masukkan ke wadah (terkungkung dalam teko, gelas dsb) ia fleksible, tetapi tetap tahu visi dasarnya, begitu lepas dari wadah kembali lagi menuju ke tempat yang lebih rendah.<br />
Kalau ditekan ia fleksible, tidak hancur tapi menyebar. Benda yang menekan justru diselubungi air.<br />
Kalau ditepak, air muncrat menyebar justru memperkuat pengaruhnya.<br />
Bahkan dibakar sekalipun air menguap tetap menjadi air dan akan turun lagi sebagai air dan konsisten dengan sifatnya.</p>
<p>Mungkin itu kenapa 80% lebih tubuh manusia terdiri dari air.</p>
<p><strong>Kalau saya pilih tipe air?<br />
Bagaimana dengan Anda?<br />
Atau ada tipe lainnya silahkan?</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/markazbiz.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/markazbiz.wordpress.com/163/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=markazbiz.wordpress.com&amp;blog=8310594&amp;post=163&amp;subd=markazbiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://markazbiz.wordpress.com/2010/01/28/tipe-manusia-menghadapi-tekanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de64d131f7d20cb141fb56862c2be217?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://markazbiz.files.wordpress.com/2010/01/tertekan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tertekan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
